Minggu, 01 November 2020

Resep Nemo ( Nenek Moyang ) Untuk Mencerahkan Kulit dan Menghilangkan Bau Badan

Resep Untuk Mencerahkan Kulit dan Menghilangkan Bau Badan 
1. Kunyit 2 Ruas
2. Jahe Merah 2 Ruas
3. Jeruk Nipis 1/2 Biji
4.  Madu 1 SDM 
Cara membuat 
Iris2 kecil bahan 1,2, ( dan masak air 1 gelas ) setelah mendidih dinginkan dan Perasi Jeruk nipis 1/2 Biji dan tambahkan 1 Sendok Makan Madu. 

Di minum setiap pagi sebelum ada isi perut. 

Minggu, 25 Oktober 2020

cara Membuat Pakan Ternak Alami


1. Rumput yg di sudah cacah 100 Kg
2. Dedak 10 Kg
3. Mikroba 2 
4. Nutrisi Rebung
5. Nutrisi Jantung Pisang
6. Nutrisi Sari Bambu
7. Nutrisi Buah Nenas Masak
8. Nutrisi Ikan
9. Nutrisi Jahe
10. Nutrisi Kunyit
11. Nutrisi Lengkuas
Masukkan Rumput dalam Drum Palstik/Plastik yang telah di campur dengan Dedak,dan telah di semprot dengan Seluruh Nutrisi yg dibutuhkan dengan Perbandingan 1 CC : 1 Ltr Air, lalu tutup drumnya sampai 7 Hari/7 malam
Setelah hari ke 7 maka rumput sudah bisa di makankan keternak, Sisa pakan sebaiknya ditutup rapat kembali. 

ini bisa menghemat 30% pakan. Dan membantu ternak pertumbuhannya cepat dan sehat

Sabtu, 17 Oktober 2020

Kenapa Kita harus sadar dan Cinta Pertanian

Sejarah telah memberikan pelajaran kepada kita, banyaknya situs-situs kejayaan masa raja-raja jaman dulu jaya karena cinta dan setia kepada bakat dari masyarakatnya tidak lain tidak bukan adalah  bakat bertani. 

Bung Karno sebagai Bapak Proklamator ketika peletakan batu pertama pembangunan gedung Fakultas Pertanian Universitas Indonesia di Bogor yang menjadi cikal bakal Institut Pertanian Bogor berpesan “Hidup matinya suatu bangsa terletak pada ketersedian pangannya”. Pak Harto sebagai Presiden waktu itu  karena cintanya kepada pertanian membuka lahan pertanian 1 juta hektar untuk menunjukkan kepada dunia luar terhadap jiwa besar yang konsisten sebagai bangsa agraris. Bahkan dalam ajaran Hindu di Jawa mempertegas “Jangan pernah sekalipun mengingkari Sang Hyang Dewi Sri, yang berarti padi atau arti lebih luas lagi pertanian, jika mengingkari maka dijauhi rejeki, sesakit-sakitnya mengais rejeki ketika dijauhi oleh rejeki”. Seakan kita membiarkan dan tidak lekas mengantisipasi dengan gejala situasi sosial masyarakat pertanian yang berkembang saat ini, betapa dahsyatnya dampak imbas di era mendatang. Akibat dari gejala menurun drastis para petani yang ingin mewariskan profesinya kepada para ahli warisnya. Menurun drastis peminat untuk belajar di Program Studi Pertanian. 

Banyaknya para petani bertani di luar negeri dan hasilnya katanya diekspor tapi justru ke negeri sendiri. Banyaknya para petani-peternak meninggalkan sawah-kandang ternaknya pergi ke kota alih profesi karena di kota banyak investasi tapi di desa nyaris tidak ada tetapi daging, mie, tahu tempe, susu gula yang dikonsumsi justru dari impor. Tapi sisi lain kadang para pejabat habis waktu untuk berdebat mengadu argumentasi bukan berebut untuk berbuat.

Masalah sumber daya manusia pertanian adalah masalah fundamental karena aset termahal dari bangsa pertanian ini. Untuk mengembalikan lagi rasa cinta pertaniannya butuh energi sangat melelahkan. Investasi sangat mahal, waktu yang sangat panjang, butuh solusi yang sangat-sangat mendesak.
Karena masalah kecintaan masyarakat terhadap profesi petani adalah masalah budi pekerti, masalah emosional dan masalah rasional. “Rohnya negeri agraris ada pada para petaninya dan rohnya para petani ada pada rasa cintanya kepada profesi petani”.

Sudah banyak kita dapat pelajaran dari contoh-contoh produk konsumsi harian karena menurunnya pencitraan berdampak omsetnya menurun drastis akibat rendahnya kepercayaan konsumen, begitu juga produk yang tidak dipelihara promosinya loyalitas pelanggan akan banyak terputus sekalipun produk tersebut mutunya sangat bagus apalagi jika produknya tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan keinginan selera pasar tentunya pelanggannya akan bubar jalan grak…!!
Sangat mendesak untuk melakukan promosi edukasi logis melalui gerakan penyadaran dan bangkit membangun rasa cinta serta memuliakan dunia pertanian di negara besar berbasis pertanian ini. Tanpa didasari rasa cinta pertanian rasanya akan menjadi pekerjaan rumah yang sulit. Sebaliknya jika sudah didasari oleh rasa cinta yang pekat kepada dunia pertanian semua pekerjaan jadi mudah yang menyenangkan. 

Kondisi itu akan terwujud jika sudah tercipta kondisi semua pihak sadar wajib ikut membangun citra kepercayaan kepada pertanian. Salah satu cara yaitu promosi edukasi logis tiada henti. Jika tidak? Akankah kita menunggu hingga kehabisan insan-insan pemulia dunia pertanian? Akankah kita mewariskan masalah yang rumit melilit tersebut kepada para si Buah Hati sebagai penerus bangsa agraris ini? Kegiatan ini terasa belum mendapat perhatian serius, khususnya oleh para pemimpin  penanggung jawab teknis.
Membangun negara pertanian besar butuh dukungan banyak pihak terlebih sektor permodalan. Mustahil terwujud kemakmuran masyarakat pertanian hulu-hilir jika hanya mengandalkan sumber dari APBN atau APBD saja. Hal mutlak membutuhkan partisipasi dari pihak swasta dan segenap para petani secara kolektif.
Juga sangat mendesak untuk melakukan sosialisasi edukasi logis kepada para petani karena banyak para ahli pertanian yang sangat rindu ingin membagikan ilmunya kepada para petani. Banyak para peneliti ingin mengeluarkan hasil temuannya yang selama ini masih banyak tersimpan rapi di lemari dan menyebar luaskan langsung kepada para petani sehingga semuanya bermanfaat sepanjang masa lebih abadi dari sekedar usianya. Banyak kebijakan pemerintah yang sangat bagus yang ingin terjabarkan langsung kepada para petani yang selama ini belum terkelola secara maksimal dan sesungguhnya betapa banyaknya para petani-peternak-nelayan sukses ingin menularkan kiat suksesnya kepada teman sejawatnya.
Mau tidak mau, suka tidak suka membahas negeri ini sama dengan membahas pertanian dan begitu juga sebaliknya, karena negeri ini negeri agraris. Begitu juga jika bercita-cita mewujudkan negeri ini menjadi negeri yang besar yang disegani maka tidak bisa ditawar-tawar lagi harus membesarkan pertanian dan membuatnya untuk patut disegani. Ibarat lahir dikodratkan menjadi lelaki sudah barang tentu wajib disyukuri, wajib bangga dan wajib mengembangkan karakter kelelakiannya. Jika ingin normatif, menyadari dan improvisasi jati dirinya sendiri. Agar  tiada lagi impor hasil pertanian khususnya pangan oleh negeri agraris ini. 
Sumarno Paheruddin Tika
Ketua Persaudaraan Petani Nusantara

Cᴀʀᴀ Mᴇɴʏᴇᴍᴀɪ Jᴀʜᴇ Mᴇʀᴀʜ Dᴇɴɢᴀɴ Sɪsᴛᴇᴍ Aʟᴀᴍɪ

Penyemaian Bibit Jahe Merah 
1. Siapkan Bibit Jahe Merah yang Sudah Berusia minimal 12 Bulan. 
2. Potek jahe merah sesuai dengan Leher Rimpang 
3. Siapkan Nutrisi Untuk Merendam Jahe Merah Selama 8 Jam 
4. Adapun Nutrisi yang Dibutuhkan adalah : 
- Nutrisi Jantung Pisang
- Nutrisi Bawang Putih 
- Nutrisi Jahe Merah 
- Nutrisi Lengkuas
- Nutrisi kunyit 
( Masing2 Perbandingan 1 : 1 ) campurkan dengan dgn Air Biasa sebanyak 5 liter dalam 1 Sendok Makan atau 1 Liter Air dalam 1 CC. 
5. Masukkan Bibit jahe Merah kedalam Larutan Air Nutrisi dan diamkan selama 8 jam, setelah itu silahkan atur bibit jahe pada Persemaian yang telah disiapkan. 
6. Tutup bagian atas Jahe Merah tersebut dengan Kompos Alami/Mikroba 5 dicampur dengan Sekam Bakar dengan Perbandingan 50 : 50 . KetebalanNya 3 cm. 
7. Lakukan Penyiraman Setiap Sore hari selama dalam proses persemaian.
8. Penyemprotan Nutrisi Pra Pertumbuhan dilakuan 1 kali dalam 7 hari. Adapun Nutrisi yang DiGunakan adalah : 
- Nutrisi Jantung Pisang ( P ) 
- Nutrisi Batang Pisang Muda + Bonggol Pisang ( K ) 
- Nutrisi Buah Nenas Masak ( Calsium )
- Nutrisi Bawang Putih ( Herbal )
- Nutrisi Jahe Merah ( Herbal )
- Nutrisi Lengkuas ( Herbal ) 
- Nutrisi Kunyit ( Herbal ) 

Campurkan semua Nutrisi masing2 1 SDM Setiap JenisNya dan Campurkan dengan Air Biasa. 1 SDM : Liter Air 

Semprot ke bibit yang disemai pada sore hari, hindari penyemprotan saat akan turun hujan.
Sumarno Paheruddin Tika
Ketua Persaudaraan Petani Nusantara


Jumat, 16 Oktober 2020

Ragam Herbal Untuk Kesehatan Tanaman

Mencegah lebih baik daripada mengobati, hal yang sama juga mesti diterapkan pada tanaman, agar tanaman sehat maka perlu pencegahan dari serangan Hama, jamur ataupun Virus, selain itu Penting meningkatkan daya tahan tubuhnya dan memperkuat daya serap nutrisi sehingga pertumbuhan tanaman sehat dan bisa memberikan hasil yang maksimal. 
Dewasa ini telah banyak Pestisida ataupun insektisida yang diperjual belikan baik itu yang kimia ataupun yang organik, pada prinsipnya semua sama karena diharapkan mampu menyehatkan tanaman, tetapi jauh lebih baik bilamana Petani sendiri yang membuat Nutrisi2 tersebut,. Selain mendorong kemandirian petani juga bisa menekan biaya produksi serta menjaga kelestarian alam dan lingkungan karena semua bahan yang digunakan Bahan Alami, Berikut Beberapa Jenis Nutrisi yang bisa dibuat oleh para petani : 

Bawang putih
 memiliki sifat fungisida alami dan pestisida yang bekerja secara efektif untuk mengendalikan hama. ... Kutu daun, semut, rayap, lalat Putih, kumbang, penggerek, ulat bulu, siput, dan ulat daun

Jahe Merah selain berfungsi Untuk mencegah jamur akibat dari kelembapan udara , juga menghangatkan tanaman saat musim Hujan
Kunyit berfungsi sebagai antioksidan, anti virus, anti Jamur, anti kanker pada tanaman.
Lengkuas selain berfungsi sebagai anti body pada tanaman juga memperkuat daya serap nutrisi Tanaman. 

Bahan2 tersebut diatas secara terpisah di Iris2 dan Permentasi dengan Gula Merah dengan Perbandingan ( 1 kg : 1 Kg ) 

Adapun Penggunaan setelah di Permentasi dilakukan penyemprotan pada tanaman bersamaan dengan Pemberian Nutrisi Tanaman sebagaimana yang dijelaskan pada Kolom Blog sebelumnya. 
( Silahkan Teman2 Petani Mencobanya, Semoga Berkah...Amin, Amin YRA. 🙏🙏🙏🙏 ) 

Sumarno Paheruddin Tika
Ketua Persaudaraan Petani Nusantara

Kamis, 15 Oktober 2020

Kandungan yang terdapat pada Mikroba 1

Mikroba 1 adalah Bahan Dasar Pembuatan mikroba 2 , yang bersumber dari Nasi yang disimpan dalam kotak dan ditanam dibawah Rumpung Bambu selama 4 hari, dalam proses penyimpanan Nya, Biasa terdapat 3 jamur , yakni jamur yang berwarna Putih,  Hijau dan Kuning , adapun Fungsi dari setiap Jamur sebagai berikut : 

1. Jamur Putih berfungsi sebagai anti biotik bagi tanaman yang menjegah serangan Virus yang berbahaya bagi tanaman.

2.  Jamur warna hijau yang disebut dengan nama aspergillus yang berfungsi penambat Phosfor dalam tanah. 

3. Jamur warna kuning namanya gliocladium yg berfungsi penambat/pengurai Unsur kalium dalam tanah Sekaligus mengusir bakteri2 jahat yang berpotensi merusak akar tanaman.

Sumarno Paheruddin Tika
Ketua Persaudaraan Petani Nusantara,.

Cangkang Telur Sebagai Nutrisi Tanaman ( Mencerahkan dan Memaniskan Buah )

Salah satu keluhan Petani, khususnya petani buah adalah, seringkali buah mengalami kerusakan pada teksturnya berkerut dan ManisNya berkurang, dalam situasi Seperti itu kadangkala petani hanya pasrah dan tidak bisa berbuat apa2 selain mengeluh tanpa ada solusi, Salah satu hasil penemuan Dr. Cho adalah Nutrisi Cangkang Telur yang memiliki kandungan Calsium yang sangat tinggi dimana Nutrisi ini selain menormalkan kembali tanaman yang memiliki Pertumbuhan yang berlebihan juga berfungsi mencerahkan warna buah dan memaniskan Buah, sangat cocok bagi petani Buah2han.
 Adapun Cara Pembuatan Nutrisi Cangkang Telur sebagai Berikut : 

1. Siapkan Cangkang Telur, dan Bersihkan kulit Arinya,. Cara agar kulit Ari cepat lepas dengan merendam cuka 15 menit. 
2. Setelah bersih, lalu diSanggrai sampai berubah warnah agak kecoklatan, setelah itu angin2kan dan remas pakai tangan sehingga pecah kecil2. 
3. Siapkan Cuka Tuak atau Cuka Air Cucian Beras, ( kalau Cangkang Telurnya 1 kg, maka Cuka yang disiapkan 10 liter), Masukkan Cangkang Telur secara berlahan kedalam Cuka yang telah disiapkan pada wadah. 
4. Tutup wadah yang telah berisi cuka dan Cangkang Telur, Lalu tutup dengan kertas Manila atau Kain Kasa, Selanjutnya diamkan selama minimal 7 hari. 
5. Hari ke 7 sdh siap di Gunakan. Dengan takaran Penggunaan 1 SDM : 5 liter Air. 
6. Hindari Penyemprotan saat akan turun hujan. 
7. Penyemprotan dilakukan saat sore hari. 

Selamat Mencoba,...
Pupuk apapun yang digunakan, kesuksesan terletak pada keyakinan anda sebagi petani, bahwa segala sesuatu Tuhanlah satu2nya penentu hasil akhirNya. Tugas kuta hanya berusaha semaksimal mungkin memelihara sesuai dengan kadar kemampuan masing2. 

🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Sumarno Paheruddin Tika
Ketua Persaudaraan Petani Nusantara